
Rektor Universitas Bumi Persada (UNBP), Hari Toha Hidayat, S.Sc., M.Cs., menyerahkan 212 mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) program Proyek Desa Angkatan ke-2 Tahun 2024. Acara penyerahan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Samudera, Kamis (25/07/2024).
Rektor UNBP dalam sambutannya menyampaikan “Ucapan terima kasih kepada unsur Muspika Plus, para keuchik, tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Samudera, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara serta di wilayah Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe yang berkenan menerima dan menyambut secara baik pelaksanaan kegiatan program proyek desa atau KKM bagi mahasiswa kami selama 3 bulan mendatang.”
Lanjut Rektor UNBP, program proyek desa tahun ini berfokus pada penanganan kasus “stunting,” berkolaborasi dengan pihak pemerintah kabupaten/kota dalam hal pencegahan serta penurunan angka stunting di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Kita berharap kepada mahasiswa yang akan ditempatkan pada desa-desa binaan, mampu berbaur dengan masyarakat setempat, menuntaskan program proyek desa selama 3 bulan dalam menangani masalah stunting.
Jumlah mahasiswa peserta program KKM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berjumlah 63 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 90 mahasiswa, dan Fakultas Kesehatan, Teknologi, dan Sains (FKTS) berjumlah 59 mahasiswa, ungkap rektor.
Camat Samudera, Ilyas, S.E., menyampaikan terima kasih kepada pihak Universitas Bumi Persada yang sudah memilih dan mempercayakan wilayah Kecamatan Samudera sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan proyek desa atau KKM pada fokus penanganan stunting, “ini sangat membantu pihak kecamatan, aparatur desa, dan kader-kader desa dalam pencegahan serta penurunan stunting di wilayah kami. Semoga seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan program proyek desa ini dengan optimal,” tutur Ilyas.
Sebelum ditempakan di desa-desa, para mahasiswa terlebih dahulu disosialisasikan pembekalan serta pengarahan dalam melaksanakan program proyek desa yang menargetkan pada tiga hal fokus utama, yaitu (1) pemberdayaan desa dan kader kesehatan (oleh dosen pembimbing dan mahasiswa/i FKTS), (2) pemberdayaan UMKM (oleh dosen pembimbing dan mahasiswa/i FEB), dan (3) pemberdayaan sekolah (oleh dosen pembimbing dan mahasiswa/i FKIP), sehingga sasaran akhirnya berupa penanganan dan pencegahan (bersifat preventif) terhadap kasus stunting di kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini merupakan salah satu wujud realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berupa Pengabdian Kepada Masyarakat, ungkap Humas UNBP (Is).