Wakili Bumi Persada,Dosen UNBP lolos Pelatihan Paten Nasional 2026
Dirilis pada: 24 Aug 2026 07:53:01 WIB | 17 hours ago | Oleh: UNBP
Kabar membanggakan datang dari Universitas Bumi Persada. Salah satu dosen sekaligus peneliti di kampus tersebut, Arista Ardilla, dinyatakan lolos seleksi dan berhak mengikuti Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 Wilayah Medan, sebuah program strategis nasional yang digagas oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kepastian keikutsertaan Arista Ardilla ini tertuang dalam surat resmi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 628/DST/C4/HK.12.01/2026 tertanggal 14 Agustus 2026, yang merupakan tindak lanjut dari pengumuman program pada awal tahun ini. Pelatihan tersebut diselenggarakan atas kerja sama Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan dengan Universitas Prima Indonesia, dan akan berlangsung selama dua hari penuh, yaitu pada Kamis dan Jumat, 3 sampai 4 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Utama Universitas Prima Indonesia, Lantai 10, Jalan Sampul No. 3, Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Arista Ardilla merupakan satu dari 49 dosen dan peneliti terbaik se-Sumatera yang berhasil lolos proses seleksi ketat program ini. Ia akan berjejaring dan berbagi wawasan bersama para akademisi dari berbagai perguruan tinggi ternama lainnya, di antaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Universitas Negeri Medan, Institut Teknologi Del, Universitas Malikussaleh, Politeknik Negeri Medan, hingga Universitas Maritim Raja Ali Haji. Keterpilihan ini sekaligus menegaskan bahwa kualitas riset dan inovasi dari Universitas Bumi Persada mampu bersaing di tingkat regional.
Selama dua hari pelatihan, peserta akan mendapatkan pembekalan komprehensif dari para narasumber dan tim fasilitator berpengalaman, mulai dari materi sistem administrasi, syarat, dan tata cara permohonan paten; teknik penelusuran informasi paten untuk mengetahui tingkat kebaruan (patentabilitas) sebuah invensi; hingga metode penulisan dokumen spesifikasi paten yang baik dan benar. Tidak berhenti pada teori, peserta juga akan langsung praktik menyusun deskripsi paten sesuai invensi masing-masing dengan pendampingan intensif dari tim fasilitator, lengkap dengan sesi klinik dan konsultasi guna menyempurnakan naskah yang telah disusun.
Sebagai bentuk kesiapan mengikuti pelatihan, setiap peserta diwajibkan membawa draf awal dokumen permohonan paten sesuai dengan templat yang telah disediakan melalui aplikasi Hiliriset, sekaligus mengisi formulir konfirmasi kehadiran melalui laman resmi Panitia menegaskan bahwa peserta yang tidak melakukan konfirmasi pada batas waktu yang ditentukan akan digantikan oleh calon peserta lain, mengingat tingginya animo dan keterbatasan kuota program ini
.
Program PDPP sendiri merupakan salah satu upaya konkret pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi hasil riset perguruan tinggi menjadi kekayaan intelektual yang bernilai ekonomi dan bermanfaat luas bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, para dosen dan peneliti dibekali kemampuan teknis untuk menyusun dokumen permohonan paten secara mandiri, sehingga proses pendaftaran paten atas karya-karya inovatif mereka dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berkualitas.
Keikutsertaan Arista Ardilla dalam pelatihan ini menjadi kabar baik sekaligus kebanggaan tersendiri bagi Universitas Bumi Persada. Capaian ini mencerminkan komitmen nyata institusi dalam mendorong budaya riset, hilirisasi inovasi, dan penguatan kesadaran kekayaan intelektual di kalangan sivitas akademika. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan ini dapat ditularkan kepada dosen dan mahasiswa lain di lingkungan kampus, sehingga semakin banyak invensi dari Universitas Bumi Persada yang berhasil mendapatkan perlindungan paten di masa mendatang.